OTOMOTIF

Mobil Brio Tak Bisa Nanjak di Parkiran Mall Viral di Medsos

857
×

Mobil Brio Tak Bisa Nanjak di Parkiran Mall Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini
Viral mobil tak bisa nanjak Foto: @dashcam_owners_indonesia
Viral mobil tak bisa nanjak Foto: @dashcam_owners_indonesia

JAKARTA – Beredar Video viral di medsos memperlihatkan pengendara mobil Brio tak bisa menanjak di sebuah parkiran mall.

Video yang diunggah ulang oleh @dashcam_owners_indonesia, dari rekaman dashcam terlihat pemobil Honda Brio tidak bisa menanjak kemudian seorang penumpang wanita lalu keluar dan meminta pengemudi belakangnya mundur.

Ini tips mengendarai mobil di tanjakan gedung atau parkir bertingkat, dikutip dari detikoto, Senin (17/07).

“Klo blum mahir berkendara jangan nekat ke mall ya gaess.. ini contohnya Mobil depan ini tiba2 berhnti di tanjakan parkiran, Sepertinya driver tidak bisa mengendalikan mobilnya, penumpang turun, dan berusaha mengendalikan mobil masih kepayahan mengendalikan mobilnya sendiri,” tulis narasi dalam video.

Banyak faktor yang mempengaruhi mobil gagal menanjak. Faktor teknis maupun faktor manusianya sendiri berperan penting dalam menaklukkan tanjakan dengan mobil.

Jusri Pulubuhu Founder dan Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) mengatakan ada tiga faktor utama mengapa mobil gagal menanjak, yaitu faktor manusia, faktor lingkungan, dan faktor kendaraannya.

“Faktor manusia, yang pertama driving style, kemampuan dia mengemudi,” kata Jusri beberapa waktu yang lalu.

Ketika pengendara tidak terbiasa juga bisa gagal menanjak. Tidak terbiasa itu termasuk tidak terbiasa dengan medan yang dihadapi atau tidak terbiasa dengan kendaraan yang digunakannya.

Selain itu, juga dari faktor manusia termasuk memaksakan muatan berlebih atau overload dan pengemudi panik yang membuat mobil gagal menanjak.

Untuk menghindari mobil mundur di tanjakan, terdapat tips dan triknya. “Jika pada situasi kondisi terpaksa harus berhenti (di tengah tanjakan, yang pertama adalah injak rem, tarik rem tangan.

Kemudian persneling pindahkan ke gigi 1. Kalau (berhenti) lama persneling di netral, tahan dengan rem tangan,” ucap Jusri.

Begitu mau restart atau kembali jalan setelah berhenti di tanjakan, posisi rem tangan sebaiknya masih on. Kemudian masukkan gigi satu, pindahkan kaki kanan ke pedal gas dan perlahan lepas kopling dibarengi dengan melepas rem tangan.

“Di saat yang bersamaan tiga hal kita lakukan, kaki kanan mulai jaga-jaga pindah ke gas siap-siap bergerak secara halus, bertahap, kopling mulai dilepas seirama dengan kaki kanan menekan gas, saat kopling dilepas sudah mulai terasa gerakan, rem parkir mulai diturunkan. Sehingga tidak ada gejala mundur,” kata Jusri.

Sementara untuk mobil transmisi otomatis sebenarnya sama saja. Tinggal pindahkan persneling ke 1. Gigi 1 atau L pada transmisi mobil akan memberikan torsi terbesar untuk mengangkat mobil ke atas.

Dan jangan lupa untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan baik di depan dan belakang mobil kita.

“Kalau dia pakai D, dia akan start dari gigi 1 tapi saat RPM-nya naik dia akan lompat ke gigi 2 sehingga momentum akan hilang. Kalau pasang 1 dia nggak pindah-pindah,” jelasnya.***