Banner Go Green
BERITA

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

17
×

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Sebarkan artikel ini
IMG 7733

MEDAN – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar belakang pendidikan masing-masing agar proses pembelajaran berjalan efektif dan mampu meningkatkan kompetensi secara optimal.

Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau pelaksanaan Magang Nasional 2025 di RS Bunda Thamrin Medan, Rabu (22/4/2026).

Menurut Yassierli, masih terdapat peserta magang dengan latar belakang sarjana yang belum memperoleh penugasan sesuai tingkat pendidikannya. Ia menilai kondisi tersebut perlu diperbaiki agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kompetensi yang dimiliki.

Sebagai contoh, ia menemukan peserta magang lulusan S1 yang ditempatkan pada tugas yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan latar belakang pendidikannya. Menurutnya, peserta dengan jenjang sarjana seharusnya dapat diberikan tugas yang lebih sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya.

“Kepada direktur rumah sakit, saya minta tolong fasilitasi adik-adik belajar. Untuk lulusan S1, sebaiknya dapat diberikan tugas yang lebih menggambarkan tingkat pendidikannya,” ujar Yassierli.

Peserta Diminta Maksimalkan Masa Magang
Selain kepada pihak perusahaan, Yassierli juga mengingatkan para peserta magang agar memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal sebagai sarana pembelajaran dan penguatan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.

Ia menegaskan bahwa masa magang harus dijalani dengan serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab agar benar-benar memberikan manfaat dalam meningkatkan kemampuan serta kesiapan kerja peserta.

Diikuti 48 Peserta dari Berbagai Bidang
Pelaksanaan Magang Nasional 2025 di rumah sakit tersebut diikuti 48 peserta dari batch 2 dan batch 3. Para peserta ditempatkan di berbagai unit layanan, terdiri atas:

* 27 peserta di bidang keperawatan
* 13 peserta di bidang teknisi listrik dan AC
* 8 peserta di bidang resepsionis

Sejumlah peserta juga dilaporkan telah mendapatkan tawaran untuk bergabung sebagai pekerja dari pihak manajemen rumah sakit, yang menunjukkan efektivitas program magang dalam membuka peluang kerja.

Yassierli berharap program magang dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman kerja, serta kesiapan peserta dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

(Biro Humas Kemnaker)