Banner Go Green
EKONOMI

Kemnaker Dorong Pekerja Korban PHK Bangkit Lewat Pelatihan dan Wirausaha

30
×

Kemnaker Dorong Pekerja Korban PHK Bangkit Lewat Pelatihan dan Wirausaha

Sebarkan artikel ini
IMG 8797

BREBES – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat upaya membantu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) agar kembali memperoleh pekerjaan atau membuka peluang usaha mandiri melalui Program Pelatihan Berbasis Kompetensi.

Program tersebut dibuka Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, di PT Bintang Indokarya Gemilang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2026).

Secara nasional, program pelatihan vokasi ini dialokasikan bagi 50.000 peserta. Sementara itu, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang menargetkan 2.464 peserta di 25 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Khusus di Kabupaten Brebes, sebanyak 32 peserta angkatan pertama mengikuti pelatihan dengan peluang untuk diserap langsung oleh PT Bintang Indokarya Gemilang.

Pelatihan Kompetensi Jadi Bekal Pekerja Terdampak PHK
Cris Kuntadi mengatakan, penguasaan kompetensi menjadi modal penting bagi pekerja untuk menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, program pelatihan dirancang agar keterampilan yang diperoleh peserta sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kami berharap Pelatihan Berbasis Kompetensi dapat memberikan manfaat nyata bagi para pekerja terdampak PHK, sehingga mereka memiliki bekal kompetensi yang lebih kuat untuk kembali memasuki pasar kerja dan meningkatkan kesejahteraan dirinya maupun keluarganya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Wamenaker Tekankan Sertifikasi Profesi untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Permanent Makeup

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan serius dan menguasai keterampilan yang diberikan instruktur.

Menurutnya, kompetensi yang diperoleh tidak hanya dapat digunakan untuk mencari pekerjaan baru, tetapi juga menjadi modal untuk memulai usaha atau mengembangkan bisnis yang telah dijalankan.

“Jangan melihat PHK sebagai akhir dari perjalanan karier, tetapi jadikan momentum untuk membuka jalan menuju kesempatan yang baru,” katanya.

Melalui pendekatan tersebut, pelatihan diharapkan membantu pekerja meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pilihan setelah kehilangan pekerjaan.

Target Pelatihan Vokasi Jawa Tengah Capai 2.464 Peserta
Pelaksanaan program di Brebes melibatkan BBPVP Semarang, Pemerintah Kabupaten Brebes, serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Brebes.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan program peningkatan keterampilan dengan kebutuhan dunia usaha. Keterlibatan perusahaan juga membuka peluang agar peserta memiliki jalur untuk kembali memasuki pasar kerja setelah menyelesaikan pelatihan.

Dari target nasional sebanyak 50.000 peserta, BBPVP Semarang menetapkan sasaran 2.464 peserta yang tersebar di 25 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Khusus di Brebes, pelaksanaan angkatan pertama melibatkan 32 peserta yang disiapkan untuk berpeluang bekerja di PT Bintang Indokarya Gemilang.

BACA JUGA :  Kemnaker Gandeng Universitas Harkat Negeri, Lulusan Disiapkan Masuk Industri Lewat Karirhub

Meski demikian, penyerapan tenaga kerja tetap bergantung pada penyelesaian pelatihan, kesesuaian kompetensi, serta kebutuhan dan proses rekrutmen perusahaan.

Kemnaker Pantau Pelatihan TMT di Brebes
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Cris Kuntadi juga memantau pelaksanaan program Tailor Made Training (TMT) di LPK Anugerah Trikarya Utama.

BBPVP Semarang menargetkan 741 paket pelatihan TMT dengan total sasaran 11.856 orang. Program tersebut dapat dimanfaatkan oleh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS), serta komunitas.

Pelatihan TMT diarahkan untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan peserta dan dunia kerja. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat relevansi keterampilan yang diberikan sehingga lebih mudah dimanfaatkan untuk memperoleh pekerjaan atau mengembangkan usaha.

Pencari Kerja Bisa Mengakses Informasi Pelatihan Online
Kemnaker juga menyediakan akses layanan ketenagakerjaan melalui aplikasi SIAPkerja. Pencari kerja yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program pelatihan dapat mengunjungi situs resmi Skillhub Kemnaker.

Melalui berbagai program pelatihan tersebut, Kemnaker berupaya memperluas kesempatan bagi pekerja terdampak PHK untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan langkah berikutnya dalam perjalanan karier mereka.

Sumber: Biro Humas Kemnaker