BERITA

Walikota Dumai Salurkan Bantuan Bagi Imam Gharim dan Guru Ngaji

325
×

Walikota Dumai Salurkan Bantuan Bagi Imam Gharim dan Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini
Foto: Walikota Dumai Salurkan Bantuan Bagi Imam Gharim dan Guru Ngaji

DUMAI – Wali Kota Dumai H Paisal menyerahkan secara simbolis bantuan untuk para imam dan gharim masjid/mushalla se-Kota Dumai sebesar Rp 814 juta serta untuk tenaga pendidikan agama terdiri dari guru ngaji TPQ, MDA dan madrasah sebanyak 1.350 orang senilai Rp 8,1 miliar.

Penyerahan simbolis diterima oleh perwakilan iman dan guru ngaji di Masjid Agung Habiburrman Dumai Islamic Center (DIC), Rabu (27/03) yang dihadiri para Camat, Lurah, serta Baznas Kota Dumai.

“Kami minta agar pengurusan administrasinya lengkap agar prosesnya lancar dan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk kebutuhan lebaran atau selama ramadhan,” tutur orang nomor satu Dumai.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Dumai juga menyerahkan zakat kepada 1000 mustahik bersumber dari keluarga H Awaloeddin atau owner RS Awal Bros Dumai sebesar Rp500 juta.

Para penerima diantaranya petugas kebersihan, petugas DIC serta perwakilan masyarakat dari beberapa kelurahan. Pemberian zakat diserahkan melalui Baznas Kota Dumai dan langsung diterima pada mereka yang berhak.

Wako menambahkan penyaluran zakat yang dilakukan RS Awal Bros Group yang merupakan keluarga besar dari almarhum H. Awalloeddin ini sebagai wujud, peran dan kewajiban sebagai umat muslim dalam menjalankan rukun Islam yang ke-4.

Di mana penyaluran zakat ini diserahkan kepada Baznas merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak RS Awal Bros. Insyaallah zakat yang diterima ini dapat memberi berkah bagi para penerima manfaat,” katanya.

Tidak hanya itu, dalam arahannya ia turut berpesan kepada seluruh umat muslim kota Dumai untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu, terlebih dibulan suci Ramadan yang penuh keberkahan.

“Jangan sampai menimbulkan penyesalan, sebab banyak yang meninggal ingin kembali lagi ke dunia hanya ingin beribadah kepada Allah SWT,” kata wako.

Dengan umur yang ada dan kondisi kesehatan mendukung, ia mengajak kepada kaum muslimin dan muslimat untuk meluangkan waktu untuk selalu menunaikan kewajiban sebagai seorang umat muslim.(mcd)