TRAVEL

Terungkanya Kasus Pembunuhan Berkat Seekor Hiu, Seperti Apa Kisahnya?

606
×

Terungkanya Kasus Pembunuhan Berkat Seekor Hiu, Seperti Apa Kisahnya?

Sebarkan artikel ini
Foto: Ilustrasi Hiu Macan (Getty Images/iStockphoto/cdascher)

SYDNEY – Dikutip dari detikTravel, Hiu selama ini dikenal sebagai predator teratas di lautan. Serangan hiu juga jadi momok bagi wisatawan. Yang terbaru, seorang bule Rusia tewas dimangsa hiu di Mesir.

Inilah kisah nyata tentang kasus pembunuhan yang terungkap berkat seekor hiu macan. Kisah ini terjadi di Australia pada tahun 1935 silam.

Namun tahukah traveler, hiu ternyata bisa juga jadi pengungkap sebuah kasus pembunuhan. Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (14/6/2023) pada tahun 1935, seorang nelayan di Sydney, Australia berhasil menangkap seekor hiu macan atau Tiger Shark.

itu lalu diangkut untuk ditampilkan dalam sebuah akuarium di kota Sydney. Tak sampai seminggu di akuarium, hiu macan itu terlihat sakit.

Di depan para pengunjung, tiba-tiba saja hiu tersebut memuntahkan potongan tubuh manusia, berupa tangan kiri dan sebagian lengan dengan tato yang khas. Tentu saja adegan itu membuat pengunjung akuarium histeris.

Potongan tangan manusia yang mengambang-ngambang di akuarium itu pun dilaporkan ke Kepolisian Sydney. Mereka pun gercep dan langsung mengadakan penyelidikan.

Dari pemeriksaan sidik jari, diketahui korban pemilik tangan kiri tersebut bernama James ‘Jim’ Smith, seorang mantan petinju dan residivis yang kerap keluar masuk penjara. Jim dilaporkan hilang sejak 7 April 1935.

Dari pemeriksaan polisi diketahui, potongan tangan kiri itu bukan karena digigit oleh si hiu macan, melainkan sudah terpotong sebelumnya dengan sengaja. Itu terbukti dari luka sayatan yang diakibatkan oleh pisau pada potongan tangan itu.

Polisi lalu melakukan penyelidikan intens. Hasilnya, mereka mencurigai pengusaha sukses bernama Reginald William Lloyd Holmes sebagai pelaku pembunuhan Jim. Holmes dikenal juga sebagai seorang penipu dan penyelundup ulung yang juga mengelola bisnis pembuatan kapal.

Holmes diketahui pernah beberapa kali mempekerjakan Jim untuk melakukan penipuan asuransi. Duo kriminal itu juga terlibat dalam sejumlah aktivitas melanggar hukum dengan Patrick Francis Brady, seorang mantan tentara dan terpidana penipuan.

Jim terakhir terlihat minum-minum dan bermain kartu dengan Brady di hotel Cecil yang berada di Cronulla, daerah pinggiran Sydney selatan pada 7 April 1935, hari dimana dia menghilang. Sebelum menghilang, Jim memberi tahu istrinya bahwa dia akan pergi memancing.

Brady sendiri menyewa sebuah pondok kecil di Taloombi Street, Cronulla pada saat Jim menghilang. Polisi menuduh Brady membunuh Jim di pondok ini. Namun, meski sudah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, sisa tubuh Jim tidak pernah ditemukan.

Brady akhirnya ditangkap pada 16 Mei 1935 dan didakwa dengan pembunuhan Smith. Awalnya, Holmes menyangkal adanya hubungan dengan Brady.

Akan tetapi, empat hari kemudian, tepatnya pada tanggal 20 Mei 1935, pengusaha tersebut pergi ke gudang kapalnya dan mencoba bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri dengan pistol kaliber 32. Namun, usaha bunuh diri itu gagal karena peluru itu malah mengenai tulang dahinya.

Holmes akhirnya mau bekerja sama dengan kepolisian. Dia bersaksi bahwa Brady telah membunuh Jim, memotong-motong tubuhnya, menyimpannya ke dalam bagasi, kemudian dilemparkan ke lautan Teluk Gunnamatta.

Salah satu potongan tubuh Jim itulah yang akhirnya dimakan oleh si hiu macan dan kemudian dimuntahkan, sehingga berhasil mengungkap kasus pembunuhan ini.

Editor: Redaksi