GAYA HIDUP

Sheena Jenica Br Sitompul Tardidi di HKBP Jalan Melur

528
×

Sheena Jenica Br Sitompul Tardidi di HKBP Jalan Melur

Sebarkan artikel ini
Foto: Sheena Jenica Br Sitompul Tardidi di HKBP Jalan Melur

DUMAI – Hari bahagia dirasakan seorang anak bernama Sheena Jenica Br Sitompul, Minggu (10/Mar/2024), dikarenakan hari itu ia diserahkan oleh kedua orang tua nya, N. Sitompul dan A. Br. Simanjuntak, untuk menerima pemberkatan dari Pdt. S.P. Simanungkalit, dalam tradisi ibadah umat Kristen, yaitu Tardidi (Pembabtisan), sesuai Firman Tuhan yang diambil dari Kitab Injil. Bocah Sheena Jenica Br Sitompul lahir pada 27 Januari 2021.

Ibadah Tardidi itu sendiri dilakukan di Gereja HKBP Bukit Datuk Ressort Bukit Zaitun Distrik XXX Riau Pesisir Jl. Melur No.04 Kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Barat.

Diketahui, orang tua Sheena Jenica Br Sitompul (Nelson Sitompul/Anna Br Simanjuntak) beralamat tinggal di Kota Bekasi dan berjemaat di salah satu Gereja HKBP di Kota Bekasi. Namun sebagai orang rantau yang berasal dari Kota Dumai, Nelson Sitompul punya kerinduan untuk menyerahkan anak satu-satunya tersebut dalam ibadah Tardidi di hadapan orang tuanya langsung, Opung Boaz Boru.

Itulah sebabnya, Opung Boaz Boru sangat bersukacita mengikuti ibadah Tardidi tersebut, bersama orang tua Sheena Jenica Br Sitompul, dengan didampingi kedua bapa tua dan mak tua dari Sheena Jenica, yaitu Pak/Mak Boaz (Ed. Sitompul/S Br Pakpahan) serta Pak/Mak Gabriel (Eff. Sitompul/Corry RR Siahaan).

Selesai pemberkatan Tardidi di gereja, selanjutnya Sheena Jenica dibawa orang tua ke gedung pertemuan HKBP Immanuel Jl. Pulau Mampu untuk syukuran sekaligus melakukan proses adat istiadat dari marga-marga yang berkaitan langsung dengan orang tua Sheena Jenica.

Adapun marga-marga yang berkaitan langsung orang tua dengan Sheena Jenica diantaranya; marga Sitompul (Hasuhuton), marga Pakpahan (Tulang), Simanjuntak si Tolu Sada Ina (Hula-hula) dan Sitorus Pane (Tulang Bao).

Dalam proses adat tersebut, tampak pihak Hula-hula memberikan hidangan Ikan Mas Arsik dan Ulos Batak kepada pihak Hasuhuton Sitompul. Sebaliknya, pihak Sitompul memberikan satu set lengkap hidangan daging kepada pihak Hula-hula Simanjuntak.

Adapun marga Tulang Pakpahan dan Tulang Bao Sitorus Pane hanya memberikan Ulos Batak kepada Sheena Jenica dan kedua orang tua nya.

Dalam setiap prosesi serah terima adat istiadat tersebut terselip beberapa nasehat kepada kedua orang tua Sheena Jenica, agar mereka berdua senantiasa menjaga dan merawat Sheena Jenica dan selalu berdoa baginya.

Tentu saja, semua nasehat tersebut diterima dan iya kan kedua orang Sheena Jenica dan Hasuhuton. “Mauliate ma ta dok tu Tuhan ni. Mauliate godang hu pasahat hami tu Hula-hula Simanjuntak, Tulang Pakpahan dohot Tulang Bao Sitorus Pane,” mangampui (jawab) pihak Hasuhuton Sitompul.

Akhirnya, tepat pukul 15.30 WIB, acara pun selesai. Acara ditutup dengan foto bersama. Turut hadir ale-ale Opung Boaz Boru, Opung Irfan Boru (Pariban Opung Boaz Boru), iboto/lae dari Pak/Mak Sheena Jenica dan Parhalado HKBP Bukit Datuk Ressort Bukit Zaitun Distrik XXX Riau Pesisir bersama Pendeta Pdt. S.P. Simanungkalit.(Es)