NasDem-PPP Dumai Sepakat Koalisi Usung Paisal Amris

by -239 views

DUMAI – Sikap politik DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Nasdem Kota Dumai menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman koalisi mengusung pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai Paisal – Amris atau disingkat PAS, Jumat (4/7/2020).

Nota kesepahaman koalisi ini dibangun sebagai langkah politik dukungan awal PPP dan Nasdem kepada PAS karena sudah mengantongi rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat PPP dan Nasdem.

Ketua DPC PPP Dumai Syamsul Bahri mengatakan, baru pasangan PAS yang sudah menerima rekomendasi dari DPP, sekaligus diberi tugas agar mencari tambahan partai pengusung dan membentuk koalisi.

Dijelaskan, pasangan Paisal Amris belum resmi diusung oleh PPP karena masih mengantongi rekomendasi, karena itu diharap sebelum 17 Juli 2020 sudah deklarasi dan menerima Surat Keputusan (SK) dari DPP.

“Nota kesepahaman koalisi dengan Nasdem ini dibangun sebagai langkah awal dukungan politik terhadap Paisal Amris, dan selanjutnya kita berharap segera menyusul terbit SK dari DPP untuk finalnya,” kata Syamsul dalam keterangan pers, dihadiri Wakil Ketua DPC Nasdem Dumai Kimlan Antoni.

Kepada PAS, Syamsul berpesan untuk terus berjuang ke DPP mendapatkan SK penetapan sebagai pasangan calon kepala daerah diusung dalam Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Sementara, Wakil Ketua DPC Nasdem Dumai Kimlan Antoni menyebut, rekomendasi merupakan bentuk dukungan awal dan masih ada tahap penilaian lain di tingkat DPP untuk mendapat SK, namun pasangan PAS sudah bisa bersosialisasi ke tengah masyarakat secara santun untuk mencari simpatik dan dukungan.

“Dengan sosialisasi dan menampung aspirasi dilakukan, PAS bisa saja menambah partai pengusung lain dan mudah mudahan bisa cepat mendapat SK,” kata Kimlan.

Paisal – Amris datang ke Kantor DPC PPP di Jalan M Husni Thamrin Kecamatan Dumai Barat diantar oleh puluhan relawan, kelompok emak-emak dan milenial, dan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, yaitu memakai masker.

Paisal mengaku sangat berbangga hati karena sudah memulai start, namun perjuangan masih panjang hingga 5 bulan kedepan, dan kepada relawan agar tetap berdoa supaya semua bisa berjalan lancar dan cepat.

“Kami berniat bukan minta dilayani tapi akan melayani masyarakat, dengan niat membangun, tetap istiqomah, berpolitik santun dan untuk memberantas maksiat,” kata Paisal.