Menko PMK Hadiri Gema Takbir Akbar Nasional di Masjid Istiqlal
KEMENKO PMK — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menghadiri kegiatan Gema Takbir Akbar Nasional dan Pesan Idul Fitri dari Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Minggu (30/3/2025). Acara yang bertema “Memperkuat Kebersamaan dan Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” ini menjadi momentum refleksi bagi umat Islam dalam memperkokoh nilai kebersamaan.
Dalam sambutannya, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa bagi bangsa Indonesia, Bulan Ramadan dan Idul Fitri bukan sekadar praktik ibadah, tetapi juga momen budaya dan keadaban bangsa di mata dunia. Indonesia dikenal sebagai bangsa yang toleran dan moderat, yang berlandaskan pada Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa.
“Untuk itu, terutama melalui Masjid Istiqlal ini, saya mengajak kita semua agar segala kemuliaan yang kita lakukan selama Bulan Ramadan dapat terus kita lanjutkan dalam kehidupan keseharian kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pratikno menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepedulian yang telah terbentuk selama Bulan Ramadan agar tetap dijaga. Baik itu kedisiplinan pribadi, kedisiplinan dalam beribadah, maupun kepedulian sosial harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan nyata untuk mencapai ketakwaan yang otentik.
“Dalam tradisi kita, Bulan Ramadan dan Idul Fitri adalah peluang yang sempurna untuk saling memaafkan dan memperkokoh kerukunan sosial. Kita ingin mewujudkan Indonesia yang rukun dan damai, bersatu, dan menjadi teladan bagi umat Islam dunia serta umat manusia secara keseluruhan,” ungkapnya.
Selain itu, Pratikno menyampaikan bahwa bentuk kepedulian sosial sebagai aktualisasi nilai Ramadan juga dilakukan oleh pemerintah dengan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah gempa bumi di Myanmar dan Thailand.
Ia menyampaikan bahwa pada momen Idul Fitri ini, pemerintah telah menyiapkan tim yang akan diberangkatkan ke Myanmar. Tim tersebut akan berangkat terlebih dahulu, sementara logistik bantuan akan menyusul dalam beberapa hari ke depan.
“Ini adalah bukti bahwa Indonesia selalu berada di depan dalam membantu saudara-saudara kita yang menghadapi musibah,” ujarnya.
Menko PMK juga mengajak masyarakat di malam takbiran Idul Fitri untuk memanjatkan doa demi keberkahan bangsa dan negara Indonesia agar menjadi negeri yang baik serta selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Pengampun.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala membimbing kita untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang penuh berkah, ‘Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.’ Indonesia yang aman, bersatu, makmur, penuh keberkahan, dan diridhai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya.
“Selamat Idul Fitri 1446 Hijriah. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan kemudahan dan kebaikan kepada kita semua. Aamiin,” imbuh Menko PMK.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazarudin Umar; para kyai, ulama, pimpinan ormas Islam; serta seluruh jemaah kaum muslimin dan muslimat yang memenuhi Masjid Istiqlal. Sebagai tanda dimulainya Gema Takbir Akbar Nasional, Menko PMK bersama Menteri Agama turut menabuh bedug, menandai dimulainya perayaan malam takbiran di seluruh penjuru negeri.
Sumber :Kemenko PMK