BERITA

Menko PMK Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Upaya Penanggulangan Bencana

46
×

Menko PMK Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Upaya Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini

KEMENKO PMK — Pemerintah memastikan efisiensi anggaran yang saat ini dilakukan tidak akan berdampak pada upaya pencegahan dan penanggulangan bencana. Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa anggaran untuk respons cepat terhadap bencana tetap tersedia dan prioritas pemerintah dalam melindungi masyarakat tidak berubah.

“Kita memang diarahkan oleh Bapak Presiden untuk melakukan efisiensi anggaran, dan itu bagus. Namun, fungsi-fungsi pemerintahan tetap berjalan seperti biasa, tidak ada yang terganggu. Justru dengan efisiensi ini, alokasi anggaran bisa lebih fokus untuk pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Menko PMK saat berkunjung ke Yogyakarta, pada Selasa (4/2/2025).

Baca Juga  Evaluasi RAN Pelayanan Kepemudaan 2024: Strategi Baru Menuju Pembangunan Pemuda Berkelanjutan

Menko PMK mencontohkan, dalam penanggulangan bencana, BNPB masih memiliki Dana Siap Pakai yang dapat digunakan kapan saja untuk respons cepat. Selain itu, langkah-langkah mitigasi seperti perbaikan infrastruktur, edukasi masyarakat, dan kesiapsiagaan pemerintah daerah tetap menjadi prioritas.

Baca Juga  Smart Pesantren, Dukungan Pemerintah Dalam Memperkuat Gagasan Transformasi Pesantren

“Kami tetap mengantisipasi potensi-potensi bencana. Pemerintah melalui BNPB dan Kemenko PMK terus mengoordinasikan upaya tanggap darurat, termasuk di Kalimantan Barat baru-baru ini,” tambahnya.

Dalam jangka menengah, Kemenko PMK juga telah berkoordinasi dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk membangun infrastruktur yang tangguh, tidak hanya mampu bertahan terhadap bencana alam, tetapi juga berfungsi untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga  Menko PMK Apresiasi Teknologi PSEL dan RDF di TPST Bantargebang, Cegah Banjir dan Masalah Kesehatan

“Dalam jangka menengah, kami terus berkoordinasi terutama dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Infrastruktur harus terus diperbaiki, sungai-sungai dinormalisasi, waduk juga dinormalisasi untuk mengurangi bencana,” jelas Menko PMK.

Sumber :Kemenko PMK