KUALA LUMPUR, MALAYSIA ā Media OutReach Newswire ā Meski Malaysia memiliki sinar matahari sepanjang tahun, kekurangan Vitamin D telah menjadi tantangan kesehatan yang meluas dan sering terabaikan. Sebuah tinjauan sistematis yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (2022) melaporkan bahwa 64% warga Malaysia memiliki kadar Vitamin D yang tidak optimal, sementara lebih dari 20% mengalami defisiensi. Wanita hamil termasuk yang paling rentan, dengan sebuah studi di Nutrients (2022) menemukan hingga 96% ibu hamil mengalami defisiensi saat waktu persalinan. Kekurangan Vitamin D dapat melemahkan tulang, meningkatkan risiko patah tulang dan jatuh pada lansia, menurunkan daya tahan tubuh, memengaruhi suasana hati dan energi, serta pada kehamilan dikaitkan dengan diabetes gestasional, preeklamsia, kelahiran prematur, dan gangguan perkembangan tulang pada bayi baru lahir.
Untuk menghadapi tantangan kesehatan yang meluas dan sering terabaikan ini, Alpro Pharmacy meluncurkan Project


















