LUBUK MUDA – Pagi itu, Kamis 5 Februari 2026, udara di Desa Lubuk Muda terasa penuh semangat. Gedung Serbaguna H. Ismail Yusuf yang biasanya tenang, mendadak riuh oleh kehadiran para tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan kelompok rentan.
Mereka hadir bukan sekadar untuk seremoni, melainkan membawa titipan harapan warga Kecamatan Siak Kecil dalam perhelatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan 2027.
Acara yang menjadi nadi perencanaan daerah ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syahrudin.
Kehadirannya disambut hangat oleh unsur Forkopimcam, kepala desa, serta perwakilan Forum Anak yang tampak antusias mengikuti jalannya diskusi.
Dalam sambutannya, Syahrudin menekankan bahwa Musrenbang bukanlah sekadar ajang menyusun daftar keinginan, melainkan sebuah ikhtiar untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan.
”Kita ingin memastikan bahwa perencanaan pembangunan di Kecamatan Siak Kecil bersumber dari aspirasi masyarakat. Program yang dilaksanakan harus tepat sasaran, berkeadilan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan,” ujar Syahrudin membacakan amanat Bupati.
Beliau juga mengingatkan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, skala prioritas dan validitas data menjadi kunci. Musrenbang tahun ini diharapkan mampu melahirkan perencanaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel guna mendorong percepatan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa.
Diskusi berlangsung dinamis. Satu per satu usulan strategis mencuat ke permukaan, mencerminkan denyut nadi ekonomi masyarakat Siak Kecil yang didominasi sektor agraris dan pesisir.
Beberapa poin utama yang menjadi sorotan antara lain peningkatan kualitas jalan poros dan jembatan untuk memperlancar akses distribusi hasil tani dan penguatan sarana prasarana pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung warga.
Kemudian, peningkatan fasilitas kesehatan dan mutu pendidikan agar anak-anak Siak Kecil memiliki daya saing serta pengembangan ekonomi lokal yang inklusif, termasuk bagi kelompok perempuan dan kaum rentan.
Yang menarik dari Musrenbang kali ini adalah kehadiran perwakilan perempuan, Forum Anak, dan kelompok rentan. Hal ini membuktikan bahwa pembangunan di Kabupaten Bengkalis mulai bergeser ke arah yang lebih inklusif.
Suara anak-anak dan kelompok marginal tidak lagi hanya menjadi pelengkap, melainkan bagian dari pertimbangan kebijakan.
Dengan semangat kebersamaan ini, Musrenbang Kecamatan Siak Kecil 2026 diharapkan tidak berhenti di atas kertas, namun mewujud dalam pembangunan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh setiap warga, dari hulu hingga ke hilir.
Kegiatan ini juga dihadiri Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bengkalis Yuhelmi, Suparjo dan Yuhelmi, Kadis Sosial H.Hambali, Kepala Bappeda diwakili Kabid Rahmawati Putri, Camat Siak Kecil Syahnan Adi Kusuma, Kapolsek Siak Kecil IPTU Bastian Rinaldy, Danramil Bukit Batu Kapt. Ucok Samosir, Ketua LAMR Siak Kecil Datuk A.Latif, Ketua MUI diwakili Ustadz Irfan dan Ketua Masjid Besar Al-Hikmah Irawan.
Sumber :Diskominfotik Bengkalis










