BANDA ACEH – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PPN/Bappenas dalam rangka memperkuat koordinasi implementasi Satu Data Indonesia (SDI) serta pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN) yang akan diterapkan Pemerintah Aceh. Pertemuan berlangsung di Sekretariat SDI dan diterima langsung oleh Dini Maghfirra, Direktur Eksekutif SDI, Kamis (20/11).
Rombongan Diskominsa Aceh dipimpin oleh Sayid Azhary, Kepala UPTD Statistik, bersama Hendri Dermawan, Kepala Bidang Layanan E-Government, dan Alfajrian AB, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik.
Tujuan utama kunjungan ini adalah memperkuat koordinasi antarlembaga dalam pemanfaatan data terintegrasi sekaligus memastikan kesiapan Pemerintah Aceh dalam mengadopsi DTSEN sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis data.
Dalam sambutannya, Dini Maghfirra menekankan pentingnya pemanfaatan DTSEN sebagai rujukan tunggal dalam setiap program pemerintah daerah agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.
“Dan diharuskan menyediakan infrastruktur teknologi dalam pengelolaan DTSEN karena perlu diperhatikan keamanan data, SDM serta fasilitas data center yang optimal guna memastikan akses data yang cepat, serta kerahasiaan data,” ungkapnya.
Diskusi yang berlangsung hampir tiga jam tersebut membahas tata kelola, strategi implementasi, hingga paparan teknis yang disampaikan oleh Mahfud Ahmad, Manager Tata Kelola SDI. Ia menegaskan bahwa SDI merupakan proyek strategis nasional yang menjadi fondasi digitalisasi pemerintahan.
Pada sesi tanya jawab, Sayid Azhari mengupas mekanisme penerapan DTSEN, mulai dari pembuatan akun, validitas data, hingga integrasi dengan sistem daerah. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Aceh akan memanfaatkan DTSEN yang nantinya terhubung dengan aplikasi Satu Data Aceh melalui layanan API SPLP guna mempercepat akses dan sinkronisasi data.
Sementara itu, Hendri Dermawan menyampaikan kesiapan Diskominsa dalam menyediakan infrastruktur teknologi pendukung. Menurutnya, implementasi DTSEN harus didukung perangkat dan sistem yang handal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dengan penguatan koordinasi ini, Pemerintah Aceh berharap pemanfaatan SDI dan DTSEN mampu memperkuat perencanaan pembangunan dan meningkatkan akurasi data sebagai dasar kebijakan publik ke depan. [Diskominsa Aceh]











