BERITA

Deteksi Dini Kanker Serviks dan Pemeriksaan Papsmear Gratis oleh YKI Riau

241
×

Deteksi Dini Kanker Serviks dan Pemeriksaan Papsmear Gratis oleh YKI Riau

Sebarkan artikel ini

DUMAI – Guna meningkatkan kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit kanker serviks, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Riau lakukan sosialisasi dan deteksi dini sekaligus pemeriksaan Papsmear gratis bagi kaum perempuan Dumai, Sabtu (9/12/2023) pagi, di RS Awal Bros Jalan Sudirman Dumai.

Tuan rumah acara sekaligus Manajer Pelayanan RS Awal Bros Dumai dr. Fitria Najib membuka sambutan dihadapan Kadis Kesehatan dr Syaiful, MKM., Ketua YKI Riau diwakili Waka Bidang 2 (pelayanan sosial) dr. Wiwit Ade FW, M.Biomed., Sp.PA., dan beberapa dokter ahli ucapkan terimakasih atas kehadiran tamu undangan dan kepercayaan YKI melakukan pemeriksaan di RS yang baru beroperasi beberapa bulan tersebut.

Sementara itu, dr. Wiwit Ade terangkan YKI Riau berdiri tahun 2016 dan sejak itu telah aktif lakukan pemeriksaan kanker serviks tiap tahunnya di Kabupate/Kota se-Riau, karena kanker serviks merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi bagi perempuan.

Itu sebabnya YKI konsens lakukan sosialisasi, deteksi dini dan pemeriksaan gratis karena biaya pemeriksaan sangat mahal makanya masyarakat tidak mau peduli.

“Untuk tahun 2023, daerah pertama yang kami lakukan sosialisasi dan pemeriksaan di Meranti,” ucap Wiwit.

Untuk pemeriksaan papsmear dibutuhkan beberapa dokter spesialis dengan ragam disiplin ilmu.

Dalam pelaksanaannya, YKI juga lakukan penyuluhan bersama Dinkes, Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah.

“Dengan deteksi dini kita bisa mencegah. Kanker serviks tidak sempat masuk stadium lanjut. Selain penyuluhan kanker serviks ada juga penyuluhan penyakit lainnya,” kata Wiwit.

Terakhir Wiwit meminta kepada Walikota Paisal lewat dr. Syaiful agar menyediakan rumah singgah khusus kanker serviks di Pekanbaru untuk tempat warga Dumai berteduh ketika berobat ke Pekanbaru.

Dilain sisi, dr Syaiful ucapkan terimakasih kepada kepada YKI Riau yang telah mengadakan acara.

“Hal ini bisa mengurangi jumlah penderita kanker di Dumai,” pungkas Syaiful MKM.(Es)