Dulu tidak dikenal, kini hampir tidak bisa dihindari, mobil, taksi, dan stasiun pengisian VinFast telah masuk ke kehidupan sehari-hari di seluruh Metro Manila. Alih-alih menunggu perubahan, perusahaan ini memasukkan mobilitas listrik ke dalam rutinitas sehari-hari.
MANILA, FILIPINA – Media OutReach Newswire – Beberapa tahun lalu, VinFast di Filipina sebagian besar hanya dikenal sebagai sebuah nama yang muncul dalam berbagai pengumuman. Merek ini kerap hadir dalam pemberitaan mengenai pameran otomotif luar negeri, rencana ekspansi, dan ambisi regional, sering kali diposisikan sebagai sesuatu yang masih akan datang. Sebagian besar masyarakat belum pernah menjumpai mobil-mobilnya dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, pada akhir tahun 2025, kondisi tersebut berubah. Di Metro Manila, para pengguna transportasi dapat memesan taksi listrik buatan VinFast yang dioperasikan oleh Green GSM, armada ride-hailing listrik penuh pertama di negara itu, mengemudikan sendiri VinFast untuk berangkat kerja, atau mengisi daya di stasiun pengisian khusus VinFast yang dioperasikan oleh V-Green saat menjalankan aktivitas rutin.
“Saya awalnya tidak tahu itu model apa. Saya hanya terus melihat logo yang sama di mobil-mobil yang berbeda. Pengemudi berbeda, tetapi lambangnya sama. Sekarang mereka ada di mana-mana,” kata Mark, seorang kurir pengantar yang bekerja di wilayah Makati dan Mandaluyong.
Dari Tidak Dikenal Menjadi Tak Terlewatkan
Selama sebagian besar dekade terakhir, kendaraan listrik di Filipina umumnya masih terbatas pada pameran, program percontohan, dan diskusi kebijakan. Kendaraan ini terlihat dalam lingkungan yang terkontrol, tetapi jarang dijumpai di jalan umum, di mana kendaraan berbahan bakar bensin tetap mendominasi karena kebiasaan dan infrastruktur yang sudah mapan.
VinFast resmi meluncur di pasar lokal pada Mei 2024 dengan jajaran kendaraan listrik yang terus berkembang. Mobil-mobil tersebut dengan cepat mulai beredar dan muncul di lokasi-lokasi yang mudah terlihat. Paparan awal mengikuti jalur yang lazim, seperti ruang pamer di pusat perbelanjaan, pameran otomotif, dan uji coba media. Pengakuan yang lebih luas datang kemudian, melalui perjumpaan berulang dalam situasi sehari-hari.
“Saya melihat mobil-mobil itu saat mulai bertugas dan saat pulang kerja. Mereka diparkir di basement, menunggu di titik penurunan penumpang, kadang sedang diisi daya,” kata Joel, seorang petugas parkir di sebuah gedung perkantoran di Makati.
Seiring semakin seringnya kemunculan, mobil-mobil tersebut berhenti menarik perhatian sebagai sesuatu yang baru dan mulai menyatu dengan lalu lintas sehari-hari. Para pengemudi dan pejalan kaki pun mengenali bentuk dan logo VinFast tanpa perlu mengetahui spesifikasi teknisnya.
Perubahan ini didorong oleh penempatan dan waktu yang tepat. Kendaraan VinFast hadir di jalan-jalan permukiman, area parkir kantor, dan akses jalan tol—tempat-tempat di mana iklan memiliki pengaruh yang minim. Pada saat yang sama, adopsi kendaraan listrik di Asia Tenggara masih belum merata, dan Filipina masih tertinggal dalam hal kepadatan stasiun pengisian dan kepercayaan konsumen. VinFast masuk lebih awal dan tetap terlihat, seiring infrastruktur dan layanan pendukung mulai menyusul.
Dari Lantai Pameran ke Rutinitas Harian
Visibilitas membawa VinFast ke ruang publik, tetapi penggunaan sehari-harilah yang membuat kendaraan-kendaraan tersebut tetap hadir.
Menjelang akhir 2025, percakapan seputar kepemilikan kendaraan listrik tidak lagi berfokus pada teori, melainkan pada rutinitas—seberapa sering orang berkendara, untuk apa mobil digunakan, dan berapa banyak penghematan yang diperoleh. Dalam sebuah pertemuan komunitas VinFast di San Juan pada November, para pemilik saling membandingkan kebiasaan pengisian daya, membicarakan modifikasi, serta berbagi detail praktis tentang kepemilikan kendaraan listrik.
Bagi fotografer Paul Reyes, yang telah menempuh lebih dari 10.000 kilometer dengan VF 3 miliknya selama setahun terakhir, keputusan beralih ke kendaraan listrik berawal dari kebutuhan perjalanan kerja mingguan dan perhitungan cermat atas biaya bahan bakar.
“Biasanya, saya keluar untuk pemotretan setiap minggu. Lalu saya menghitung pengeluaran bensin. Saya berpikir, mengapa tidak beralih ke kendaraan listrik dan menggunakan uang itu untuk hal lain? Saya sudah menggunakan VF 3 selama setahun, dan setelah menghitung, penghematan saya sudah mencapai sekitar 90.000 peso,” ujarnya.
“VF 3 adalah salah satu mobil terbaik yang pernah saya miliki. Sejujurnya, saya tidak akan pernah kembali ke bensin atau diesel lagi,” katanya pada awal tahun.
Bagi banyak orang seperti Reyes, daya tarik VF 3 sering kali berawal dari sisi kepraktisan, tetapi pengalaman kepemilikan jarang berhenti di situ. Ukurannya yang ringkas dan biaya operasional yang rendah sangat cocok untuk berkendara di kota, namun banyak pemilik tetap bertahan karena mobil ini memungkinkan tingkat ekspresi pribadi yang jarang ditemukan di kelas harga yang sama.
Modifikator mobil sekaligus kreator konten, Carl Macaisa, menggambarkan VF 3 sebagai sesuatu yang terbuka untuk dikembangkan. “Mobil ini seperti kanvas kosong,” katanya. “Anda bisa mengekspresikan kepribadian Anda melalui mobil ini.” Bentuk dan kesederhanaannya mengundang kustomisasi, dan fleksibilitas tersebut membantu VF 3 membangun basis penggemar yang memperlakukan mobil ini sebagai sarana transportasi sekaligus pernyataan pribadi.
Pengalaman tersebut kemudian membawa Carl ke VinFast VF 6, sebuah B-SUV yang diposisikan sebagai pilihan lebih mumpuni bagi pengemudi yang menginginkan ruang dan performa lebih tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara sehari-hari.
“Saya suka karena saya bisa mengendarainya dan tetap terlihat keren,” ujarnya. “Mobil ini cepat, punya ruang yang pas untuk teman-teman, nyaman untuk penggunaan harian, dan tetap mampu diajak berkendara dengan gaya yang lebih agresif. Setelah dipacu, Anda bisa pulang ke rumah lalu menyerahkan kuncinya kepada istri, dan semuanya tetap baik-baik saja. Pelan atau cepat, mobil ini selalu memberikan performa yang memuaskan.”
VinFast Tidak Menunggu Pasar Siap
Dorongan VinFast di Filipina mengikuti urutan yang jelas. Mobil-mobil memperkenalkan minat, dan sistem-sistem mengubah minat itu menjadi kebiasaan. Filipina termasuk salah satu dari sedikit negara yang menyambut jajaran lengkap VinFast, dari VF 3 hingga VF 9. Semua model didukung oleh inisiatif seperti garansi kendaraan hingga 10 tahun dan tiga tahun pengisian daya gratis di stasiun yang dioperasikan oleh mitra strategis, V-Green.
Sejak awal, perusahaan memadukan peluncuran kendaraan dengan mitra strategis yang menangani dua hambatan utama dalam adopsi kendaraan listrik, yaitu paparan dan kemudahan.
Salah satunya adalah Green GSM, operator ride-hailing listrik penuh yang menggunakan kendaraan VinFast sebagai armadanya. Bagi banyak komuter, Green GSM menjadi pengalaman langsung pertama mereka dalam mobilitas listrik—baik untuk perjalanan ke kantor, ke mal, atau pulang malam hari. Taksi listrik Cyan kini beroperasi di seluruh Manila dari pagi hingga larut malam.
Bagi publik, hal ini menurunkan hambatan masuk. Orang-orang dapat merasakan pengalaman mengemudi listrik tanpa harus membeli mobil atau mempelajari rutinitas pengisian daya. Bagi VinFast, penggunaan armada membuat kendaraan terus berada dalam kondisi uji pakai, membuktikan daya tahan di depan publik.
“Bahkan saat panas terik, mobil tetap bersih dan nyaman,” kata Gabriel Joshua R. Ancheta, pelanggan awal Green GSM. “Tidak ada bau aneh, semuanya rapi, dan jujur saja, rasanya jauh lebih baik dibanding pengalaman saya dengan platform lain.”
Infrastruktur pengisian daya disediakan oleh V-Green, yang menempatkan charger di lokasi-lokasi yang sudah dikunjungi orang, seperti lantai parkir mal, kompleks perkantoran, tempat istirahat di jalan tol, dan koridor perkotaan.
“Saya mengisi daya sambil berhenti makan siang atau istirahat,” kata seorang pengemudi Green GSM. “Saat selesai, mobil sudah siap lagi.”
Untuk akses layanan, VinFast bermitra dengan Motech, JIGA, dan Goodyear, memasukkan perawatan kendaraan listrik ke dalam jaringan otomotif yang sudah dikenal. Menjelang akhir 2025, lebih dari 100 titik layanan resmi direncanakan tersebar di seluruh negeri.
Dan untuk mengurangi keraguan terkait penjualan kembali, VinFast memperkenalkan Residual Value Guarantee. Dalam program ini, perusahaan menjamin hingga 90 persen dari nilai pembelian kendaraan jika dikembalikan dalam enam bulan, dengan ketentuan yang disesuaikan setelahnya.
“Ketika dikombinasikan dengan program dukungan lain, kami yakin kendaraan listrik akan segera menjadi pilihan alami dan dapat diandalkan bagi rumah tangga maupun pengguna individu di seluruh Filipina,” kata “Toti” dalam siaran pers.
Pendekatan ini mulai menarik perhatian lebih luas, tidak hanya dari konsumen, tetapi juga dari pelaku industri yang memperhatikan seberapa cepat VinFast membangun kehadiran dan infrastruktur. “Jika VinFast ingin menjadi pemimpin pasar, menciptakan ekosistem sendiri akan menjadi pendekatan yang hebat, mirip dengan apa yang dilakukan Steve Jobs dengan Apple,” kata Jonel Borromeo, seorang dealer Filipina yang mengunjungi pabrik VinFast di Hai Phong.
Keterangan Foto: Sebuah kendaraan listrik VinFast VF 3 di kawasan perkotaan Metro Manila.
Hashtag: #VinFast
The issuer is solely responsible for the content of this announcement.

















