Banner Go Green
EKONOMI

Dari Sajian Kenduri Sederhana Menjadi Primadona Oleh-Oleh Khas Bengkalis

10
×

Dari Sajian Kenduri Sederhana Menjadi Primadona Oleh-Oleh Khas Bengkalis

Sebarkan artikel ini
17979178778 1000584495

Dalam dunia kuliner yang riuh, peluang bisnis tidak selamanya harus memilih hidangan yang sedang viral atau populer. Seringkali, ide cemerlang justru tersembunyi di dalam kesederhanaan. Apabila seseorang jeli dan kreatif, kuliner berbahan sederhana pun bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah, bahkan dengan omset yang lumayan.

​Kisah inilah yang dibuktikan oleh Darmi, sosok perempuan tangguh di balik suksesnya “Oseng-Oseng Kentang Mak Usu“. Dengan kejeliannya, ia berhasil mengubah hidangan yang biasa-biasa saja menjadi sebuah ikon kuliner yang dicari banyak orang.

Berawal dari Piring Kenduri

​Kisah sukses ini tidak dimulai dari sebuah dapur restoran mewah atau resep warisan nenek moyang. Ia lahir dari sebuah tradisi yang hangat dan akrab di tengah masyarakat: acara kenduri. Darmi, yang kini beralamat di Jl. Pramuka No. 9 RT. 02 RW. 05 Dusun 03 Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, awalnya membuat oseng-oseng kentang ini sebagai hidangan tambahan pendamping nasi untuk para tamu.

Baca Juga  Desa Pangkalan Jambi Raih Penghargaan Desa Percontohan Antikorupsi, Bukti Nyata Komitmen Bupati Kasmarni Wujudkan Desa Antikorupsi di Kabupaten Bengkalis

​Disajikan secara sederhana, siapa sangka hidangan itu justru mencuri perhatian. Para tamu yang hadir begitu menikmati perpaduan rasa gurih, renyah, dan sedikit manis dari oseng-oseng tersebut. Bahkan, tidak sedikit yang menikmatinya begitu saja, tanpa nasi, layaknya camilan. Pujian dan respons positif itulah yang menjadi titik awal. Darmi melihat sebuah peluang: bagaimana jika cita rasa yang disukai di meja kenduri ini bisa dinikmati oleh lebih banyak orang, kapan saja?

​Racikan Sederhana, Cita Rasa Mendunia

​Keistimewaan Oseng-Oseng Kentang Mak Usu terletak pada kejujuran rasanya. Cukup berbahan sederhana kentang pilihan, tempe, dan kacang tanah yang diolah dengan bumbu racikan khas, produk ini langsung laris manis. Ini adalah bukti bahwa untuk memikat lidah, tidak selalu dibutuhkan bahan-bahan impor atau teknik yang rumit.

Baca Juga  Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Akhiri Program Magang di KBRI Doha, Qatar

​Awalnya, Darmi memasarkan produknya dengan cara sederhana, yakni menitipkannya di kedai-kedai kecil di sekitar Bengkalis dan melayani pemesanan langsung. Namun, cita rasa yang otentik dan tekstur yang renyah membuat ketenaran oseng-oseng ini menyebar dari mulut ke mulut.

​Kini, produknya tidak hanya dibeli oleh warga lokal Bengkalis. Oseng-Oseng Kentang Mak Usu telah merambah jauh sebagai oleh-oleh khas Bengkalis yang wajib dibawa pulang. Pesanannya mengalir deras hingga ke Pekanbaru, Medan, bahkan Palembang. Yang lebih membanggakan, oseng-oseng kering ini sering menjadi bekal setia bagi para calon jemaah haji asal Bengkalis saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, menjadi pengobat rindu akan cita rasa masakan rumah.

​Wajib Coba dan Dukung UMKM Lokal

​Seiring berjalannya waktu, Oseng-Oseng Kentang Mak Usu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari peta wisata kuliner Bengkalis. Bagi masyarakat Bengkalis yang ingin menyajikan hidangan praktis namun lezat, atau bagi pengunjung yang mencari buah tangan otentik, produk ini adalah jawaban yang sempurna.

Baca Juga  Kesbangpol Bengkalis Peringati Isra Mi’raj 1447 H

Bagi Anda yang penasaran dan ingin mencoba langsung nikmatnya oseng-oseng buatan Darmi, prosesnya sangat mudah. Anda tidak perlu repot-repot mencari, cukup pesan langsung melalui WhatsApp di nomor 081277990781.

​Setiap gigitan renyah dari oseng-oseng ini bukan hanya soal menikmati kelezatan kuliner khas Bengkalis. Lebih dari itu, setiap pesanan Anda adalah bentuk dukungan nyata bagi pengembangan UMKM lokal. Anda turut serta membantu roda ekonomi kreatif di Desa Senggoro terus berputar, memastikan bahwa cita rasa sederhana namun istimewa ini akan terus ada dan dinikmati oleh generasi-generasi selanjutnya.

Sumber :Diskominfotik Bengkalis