Banner Go Green
BERITA

Jaga Khazanah Permainan Budaya Sempena Hari Jadi ke-513 Bengkalis, Puluhan Layang Menari di Langit

61
×

Jaga Khazanah Permainan Budaya Sempena Hari Jadi ke-513 Bengkalis, Puluhan Layang Menari di Langit

Sebarkan artikel ini
97689213908 img 20250726 wa0005

BENGKALIS – Sebagai upaya dalam menjaga khazanah permainan budaya, khususnya dikalangan anak-anak remaja tingkat SMP dan SMA, sempena memperingati Hari Jadi ke-513 Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan perlombaan layang-layang, di Lapangan Pasir Andam Dewi, Sabtu, 26 Juli 2025.

Sebanyak 41 peserta yang terdiri dari 25 pelajar dari 11 sekolah tingkat SMP dan 16 pelajar dari 7 sekolah tingkat SMA se-Kecamatan Bengkalis, turut ambil bagian dalam lomba ini. 

Mereka menampilkan beragam layang-layang dengan desain kreasi bebas—berwarna-warni, unik dan mencerminkan kreativitas anak-anak negeri. Sorak sorai penonton riuh di setiap kali layang-layang berhasil terbang tinggi menari-nari dan bertahan lama hingga berhasil mendarat dengan sukses sampai di tangan pemain.

Baca Juga  Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspor

Tak sekadar menjadi hiburan, lomba ini juga menjadi media edukasi dan pelestarian budaya lokal yang kian tergerus oleh perkembangan zaman, ditambah lagi dengan dominasi permainan digital.

Kehadiran permainan rakyat seperti layang-layang membawa nilai-nilai penting seperti kerja sama, ketekunan, ketangguhan, sportivitas dan penghargaan terhadap tradisi.

Para peserta memperebutkan posisi Juara I, II dan III, yang akan diumumkan setelah proses penilaian oleh dewan juri. Adapun kriteria penilaian mencakup aspek desain, teknik menerbangkan, hingga ketahanan layang-layang di udara.

Baca Juga  Gerakan Aksi Hijau Bangun Kesadaran Lingkungan Siswa lewat Program Green School

Anak-anak pelajar, guru hingga masyarakat umum yang hadir tampak antusias menyaksikan jalannya lomba. Tak sedikit yang terhibur melihat semangat anak-anak memainkan permainan yang dahulu turut mewarnai masa kecil mereka. Bahkan, sejumlah orang tua tampak hadir langsung memberi semangat bagi buah hati mereka.

Lomba layang-layang ini menjadi bukti bahwa permainan tradisional masih memiliki tempat di tengah masyarakat. Dan Bengkalis, sebagai Negeri Junjungan yang kaya akan nilai-nilai budaya, terus berkomitmen menjaga warisan tersebut melalui kegiatan nyata yang mendidik sekaligus menghibur.

Baca Juga  Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Akhiri Program Magang di KBRI Doha, Qatar

Bupati Bengkalis, Kasmarni, diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Johansyah Syafri menyebutkan bahwa perlombaan layang-layang ini diselenggarakan bersempena Hari Jadi k-513 Bengkalis adalah salah satu upaya dan komitmen Pemerintah Daerah dalam menjaga khazanah permainan budaya ini.

“Melalui perlombaan ini, kita berharap anak-anak di negeri dapat terus mempertahankan permainan tradisional seperti layang-layang ini. Sehingga tidak tergerus oleh waktu dan zaman. Terlebih saat generasi kita sudah sangat terpengaruh dengan game-game online yang mulai menggerus permainan-permainan lama,” sebutnya.

Sumber :Diskominfotik Bengkalis