Banner Go Green
BERITA

UKM Jurnalistik Cendekia Polbeng Gelar Dialog Interaktif

92
×

UKM Jurnalistik Cendekia Polbeng Gelar Dialog Interaktif

Sebarkan artikel ini
59244287890 img 20250708 wa0000

BENGKALIS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik Cendekia Politeknik Negeri Bengkalis sukses menyelenggarakan Dialog Interaktif bertemakan “Pena Sebagai Senjata Perubahan Sosial: Menggugat Batasan dan Membangun Dialog.”

Kegiatan dilaksanakan Sabtu, 5 Juli 2025 di Aula Teknik Informatika Politeknik Negeri Bengkalis.

Acara diikuti oleh mahasiswa lintas jurusan dan delegasi ormawa. Diskusi berlangsung secara terbuka, kritis, dan penuh antusiasme, dipandu oleh moderator dari UKM Jurnalistik. 

Baca Juga  Sambut Ramadhan, IPEKATIM dan Kartar Kelurahan Kota Gotong Royong Makam Taman Kota Layu

Beragam isu yang disampaikan mencakup beban akademik, keterbatasan fasilitas dan akses layanan, transparansi kebijakan kampus, hingga evaluasi terhadap peran ormawa dalam merespons kebutuhan mahasiswa.

Ketua Pelaksana, Nurul Fitri Rohmayanti, dalam sambutannya menyampaikan semangat di balik terselenggaranya kegiatan ini.

“Ini adalah ruang yang kami rancang untuk menyuarakan keresahan, menyampaikan ide, dan menciptakan dialog antar mahasiswa—tanpa batasan, tanpa rasa takut. Karena kami percaya, kampus bukan hanya tempat belajar teori, tapi juga tempat untuk tumbuh dan menyuarakan perubahan” ungkapnya.

Baca Juga  Gerakan Aksi Hijau Bangun Kesadaran Lingkungan Siswa lewat Program Green School

Hadir pula Presiden Mahasiswa, Herizal Kurniawanto dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ahmar Sugiono sebagai perwakilan dari Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM). 

Pembina UKM Jurnalistik Irmayanti memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan, ia menegaskan pentingnya diskusi semacam sebagai upaya wujud nyata dari budaya demokrasi dan keberanian bersuara yang perlu dijaga oleh seluruh sivitas akademika.

Baca Juga  Respon Cepat Ancaman Karhutla, Pemkab Bengkalis Tetapkan Status Siaga Darurat

Melalui kegiatan ini, UKM Jurnalistik berharap tercipta kesadaran kolektif untuk menjaga ruang-ruang kritik yang sehat, serta mendorong perubahan kampus yang lebih transparan, inklusif, dan berpihak pada kepentingan mahasiswa.

Sumber :Diskominfotik Bengkalis